You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tumpahan Lumpur di Jl Raya Bekasi Jatinegara Kaum Sudah Dibersihkan Gulkarmat
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tumpahan Lumpur di Jalan Raya Bekasi Sudah Dibersihkan

Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Timur bersama Pasukan Oranye berhasil membersihkan tumpahan lumpur di Jalan Raya Bekasi, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung.

"Selesai jam 00.15"

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, tumpahan lumpur sepanjang sekitar 50 meter terjadi malam tadi sekitar pukul 22.44 WIB.

"Kejadian ini diduga disebabkan truk pengangkut lumpur bekas galian proyek pipanisasi mengalami jebol di bagian valve atau katup pembuangan lumpur," ujarnya, Selasa (13/5).

Personel Gulkarmat Jaktim Berhasil Evakuasi Tiga Sanca Liar

Menurutnya, untuk menangani tumpahan lumpur tersebut dikerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 2.500 liter berikut lima personelnya.

"Penanganan dimulai pukul 23.00 dan dinyatakan selesai jam 00.15," terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Raden (51) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Suku Dinas Gulkarmat dan petugas PPSU yang telah bergerak cepat merespons aduan masyarakat.

"Jalan sudah bersih. Pengguna jalan bisa kembali merasa lebih aman dan nyaman saat melintas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5570 personNurito
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5224 personDessy Suciati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2025 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2002 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1772 personAnita Karyati